SISTEM PEREKONOMIAN


1. Pengertian Sistem Ekonomi
Sistem ekonomi adalah cara suatu negara mengatur kegiatan ekonomi untuk menjawab masalah pokok ekonomi, yaitu:
>Apa yang akan diproduksi
> Bagaimana cara memproduksi
> Untuk siapa barang dan jasa diproduksi
Setiap negara memilih sistem ekonomi yang berbeda sesuai ideologi, tujuan, dan kondisi masyarakatnya.

2. Model Ekonomi Liberalis (Pasar Bebas)
A. Pengertian
Model ekonomi liberalis adalah sistem ekonomi yang memberikan kebebasan penuh kepada individu dan swasta dalam melakukan kegiatan ekonomi. Peran pemerintah sangat terbatas.

B. Ciri-ciri
Hak milik pribadi diakui sepenuhnya
Kebebasan berusaha dan bersaing
Harga ditentukan oleh mekanisme pasar
Pemerintah berperan minimal (laissez-faire)
Persaingan menjadi penggerak utama ekonomi

C. Kelebihan
> Mendorong inovasi dan kreativitas
> Efisiensi tinggi karena persaingan
> Produktivitas meningkat
> Pilihan barang dan jasa beragam

D. Kekurangan
> Kesenjangan sosial dan ekonomi
> Monopoli oleh perusahaan besar
> Kurangnya perlindungan bagi kelompok lemah
> Distribusi pendapatan tidak merata

E. Contoh Negara
Amerika Serikat, Inggris, Australia

3. Model Ekonomi Sosialis (Terpusat)
A. Pengertian
Model ekonomi sosialis adalah sistem ekonomi di mana pemerintah menguasai dan mengendalikan seluruh kegiatan ekonomi, termasuk alat-alat produksi.

B. Ciri-ciri
> Hak milik pribadi dibatasi
> Alat produksi dikuasai negara
> Pemerintah menentukan produksi dan distribusi
> Tidak ada persaingan bebas
> Tujuan utama adalah pemerataan kesejahteraan

C. Kelebihan
> Pemerataan pendapatan
> Mengurangi kesenjangan sosial
> Kebutuhan pokok masyarakat lebih terjamin
> Stabilitas ekonomi lebih terkontrol

D. Kekurangan
> Kurang mendorong kreativitas
> Efisiensi rendah
> Birokrasi panjang
> Kurang responsif terhadap kebutuhan pasar

E. Contoh Negara
Korea Utara, Kuba, (Uni Soviet – sebelum bubar)

4. Model Ekonomi Campuran
A. Pengertian
Model ekonomi campuran adalah gabungan antara sistem ekonomi liberalis dan sosialis, di mana pemerintah dan swasta sama-sama berperan dalam kegiatan ekonomi.

B. Ciri-ciri
Hak milik pribadi diakui
Pemerintah ikut campur dalam sektor strategis
Swasta bebas berusaha dengan regulasi
Harga ditentukan oleh pasar dan pemerintah
Mengutamakan kesejahteraan masyarakat

C. Kelebihan
Keseimbangan antara efisiensi dan pemerataan
Mengurangi dampak negatif pasar bebas
Perlindungan terhadap masyarakat lemah
Pertumbuhan ekonomi lebih stabil

D. Kekurangan
Peran pemerintah bisa terlalu besar
Risiko birokrasi dan korupsi
Kebijakan ekonomi kadang tumpang tindih

E. Contoh Negara
Indonesia, Jerman, Prancis

5. Sistem Ekonomi Indonesia
Indonesia menganut sistem ekonomi campuran yang berlandaskan:
> Pancasila
> UUD 1945 Pasal 33
Prinsip Ekonomi Indonesia:
> Kegiatan ekonomi untuk kesejahteraan rakyat
> Cabang produksi penting dikuasai negara
> Bumi, air, dan kekayaan alam dikuasai negara
Mengutamakan keadilan sosial

6. Perbandingan Sistem Ekonomi

a) Liberalis
Peran Pemerintah > Sangat kecil
Hak Milik > Pribadi
Penentu Harga > Pasar
Tujuan > Keuntungan
Persaingan > Bebas

b) Sosialis
Peran Pemerintah > Sangat besar
Hak Milik > Negara
Penentu Harga > Pemerintah
Tujuan > Pemerataan
Persaingan > Tidak ada

c) Campuran
Peran Pemerintah > Seimbang
Hak Milik > Pribadi & Negara
Penentu Harga > Pasar & Pemerintah
Tujuan > Kesejahteraan
Persaingan > Terbatas

7. Kesimpulan
a) Ekonomi liberalis menekankan kebebasan dan efisiensi
b) Ekonomi sosialis menekankan pemerataan dan kontrol negara
c) Ekonomi campuran menggabungkan kelebihan keduanya
d) Tidak ada sistem yang sempurna, sehingga banyak negara memilih sistem ekonomi campuran agar lebih seimbang dan adil.

***

LATIHAN PROJEK : “Analisis dan Penerapan Model Sistem Ekonomi dalam Kehidupan Nyata”

Tujuan Projek
Siswa mampu:
1. Memahami perbedaan sistem ekonomi 2. liberalis, sosialis, dan campuran
3. Menganalisis peran pemerintah dan swasta dalam berbagai sistem ekonomi
4. Mengaitkan sistem ekonomi dengan kondisi suatu negara
5. Mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kerja tim, dan presentasi

Bentuk Kerja
> Kelompok: 3–5 siswa
> Waktu pengerjaan: 1–2 minggu

Deskripsi Tugas Projek
Setiap kelompok diminta menganalisis sebuah negara atau kasus ekonomi lalu menentukan model sistem ekonomi yang digunakan, disertai alasan, kelebihan, kekurangan, dan dampaknya bagi masyarakat.

Langkah-langkah Projek
1. Menentukan Objek Projek
Pilih satu:
> Negara (Indonesia, Amerika Serikat, Kuba, Jerman, dll)
> Kasus ekonomi (UMKM, BUMN, pasar tradisional vs modern)
Tuliskan:
> Nama negara/kasus
> Gambaran singkat kondisi ekonominya

2. Identifikasi Model Sistem Ekonomi
> Tentukan apakah objek menggunakan:
Sistem ekonomi liberalis
Sistem ekonomi sosialis
Sistem ekonomi campuran
> Sertakan alasan berdasarkan ciri-ciri sistem ekonomi.

3. Analisis Berdasarkan Aspek Utama
Analisis minimal 5 aspek:
> Peran pemerintah
> Hak milik
> Penentuan harga
> Tujuan ekonomi
> Bentuk persaingan

4. Kelebihan dan Kekurangan
Jelaskan:
> Dampak positif sistem ekonomi tersebut
> Dampak negatif bagi masyarakat dan pelaku usaha

5. Perbandingan Singkat
Bandingkan sistem ekonomi objek dengan sistem ekonomi Indonesia, khususnya:
> Kesejahteraan rakyat
> Pemerataan pendapatan
> Stabilitas ekonomi

6. Rekomendasi
Berikan rekomendasi:
> Apakah sistem tersebut sudah tepat?
> Bagian mana yang perlu diperbaiki agar lebih adil dan seimbang?

Produk Akhir Projek (Pilih Minimal 1)
> Laporan tertulis (3–5 halaman)
> Slide presentasi (PPT / Canva)
> Infografis perbandingan sistem ekonomi
> Video penjelasan (3–5 menit)

Presentasi
> Durasi: 5–10 menit per kelompok
> Menjelaskan hasil analisis dan rekomendasi

Rubrik Penilaian
Aspek Penilaian & Bobot
1. Pemahaman sistem ekonomi > 25%
2.Ketepatan analisis > 25%
3. Argumentasi & rekomendasi > 20%
4. Kreativitas produk > 15%
5. Presentasi & kerja tim > 15%

Contoh Judul Projek
“Analisis Sistem Ekonomi Indonesia sebagai Sistem Campuran”
“Perbandingan Sistem Ekonomi Amerika Serikat dan Kuba”
“Peran Pemerintah dalam Sistem Ekonomi Campuran”

Post a Comment

Previous Post Next Post