PROFESI

Pada dasarnya banyak orang yang mengerti bahwa profesi merupakan sebuah bidang keahlian yang dipengaruhi dengan pendidikan, sehingga banyak orang yang bekerja sesuai bidang dan keahlianya. Namun profesi tidak cukup dengan memiliki keahlian yang diperoleh dari pendidikan kejuruan saja, akan tetapi diperlukannya praktik pelaksanaan yang didasari oleh penguasaan teori. Kata profesi ini tidak hanya mencakup bidang pekerjaan seperti guru, kedokteran, militer dan lain-lain, tetapi kata profesi ini mencakup bidang seperti, penyanyi, artis, pelukis dan sebagainya.

Profesi berasal dari kata serapan yaitu “profess” dalam bahasa Inggris dan dalam bahasa Yunani “proffesio” yang keduanya memiliki makna sebagai janji atau ikrar. Arti dari profesi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia ialah bidang pekerjaan yang dilandasi dengan pendidikan keahlian (keterampilan, kejuruan serta yang lainnya) tertentu.

A. Pengertian Profesi

Profesi adalah sebuah kegiatan yang dilakukan atas dasar kepemilikan keterampilan dan juga pengetahuan. Sehingga tidak bisa dilakukan oleh setiap orang. Hanya mereka yang telah memenuhi kualifikasi dan sudah mendapatkan pelatihan khusus saja yang bisa melakukan kegiatan tersebut.

Orang yang memiliki profesi bisa dikatakan sebagai tenaga kerja profesional yang menyediakan layanan berdasarkan aturan dan juga ilmu yang dikuasainya. Tenaga kerja profesional akan menerima upah sesuai dengan keterampilan dan juga layanan yang diberikan. Profesi mungkin seringkali disamakan dengan pekerjaan, namun tidak semua pekerjaan bisa dikatakan sebagai profesi.

Terdapat beberapa karakteristik khusus yang membedakan profesi dengan pekerjaan. Apa saja karakteristik tersebut, berikut informasinya.

1. Ujian kompetensi
Sebelum memiliki profesi, terdapat persyaratan khusus yang harus dipenuhi, yaitu lulus dalam uji kompetensi. Melalui tes tersebut, bisa disimpulkan apakah orang tersebut telah mampu menjalankan profesi dalam bidang tertentu atau tidak.

2. Kode etik
Profesi memiliki kode etik yang harus dipatuhi oleh semua orang yang menjalankannya, jika melanggar maka akan dikenakan sanksi yang sesuai dengan ketentuan.

3. Keterampilan
Profesi memiliki pengetahuan teoritis dan juga ekstensif yang harus dipahami dengan baik sehingga mampu diterapkan dengan tepat. Untuk dapat menguasainya tentu dibutuhkan pelatihan serta pemahaman khusus dengan cara praktik. Tak heran jika seorang profesi harus berpendidikan tinggi.

4. Kebanyakan memberikan layanan publik
Biasanya profesi akan memberikan pelayanan kepada publik, contohnya adalah dokter yang berkontribusi khusus dalam kesehatan masyarakat secara luas. Penghasilan serta profesi dokter akan terus bertahan selama publik mempercayainya.

5. Lisensi
Untuk mendapatkan profesi, Anda harus memiliki lisensi resmi atau sertifikat yang menyatakan tentang keahlian khusus yang dimiliki.

6. Pelatihan khusus
Selain harus lulus ujian, Anda juga harus mengikuti pelatihan khusus untuk bisa mendapatkan profesi. Ini merupakan persyaratan mutlak yang harus dipenuhi oleh setiap orang yang ingin memiliki profesi.

Dengan adanya pelatihan khusus, maka Anda bisa mendapatkan pendalaman materi dan juga pengalaman yang akan berguna untuk mengembangkan keterampilan yang dipelajari.

7. Otonomi kerja
Profesi bekerja secara profesional sehingga biasanya akan mengandalkan pengetahuan teoritis untuk melakukan sesuatu. Dengan begitu seseorang bisa lebih berfokus pada ilmu yang dikuasainya dan tidak mudah terganggu dengan lingkungan luar.

8. Asosiasi profesional Dalam profesi
Biasanya terdapat organisasi atau perkumpulan yang dikelola khusus untuk dapat meningkatkan status para anggotanya. Untuk bergabung dalam organisasi tersebut, Anda harus memiliki keterampilan yang sesuai dan memenuhi syarat

Post a Comment

Previous Post Next Post